Walter Mazzari Minta Maaf usai Napoli Dipermalukan Frosinone

Napoli dibantai oleh Frosinone dengan skor 0-4 dalam pertandingan babak 16 besar Coppa Italia, Rabu (20/12) dini hari WIB.
Hasil ini semakin memalukan karena laga digelar di kandang mereka sendiri, Stadio Diego Armando Maradona.
Penampilan Napoli sebetulnya sempat menjanjikan. Mereka berulang kali menciptakan peluang yang mengancam.
Pada menit 39, mereka bahkan sempat mencetak gol melalui Giovanni Simeone. Namun, wasit menganulirnya setelah mengecek Video Assitant Referee (VAR). Pasalnya, jesper Lindstrom melakukan handball.
Pada menit 65, Frosinone akhirnya memberikan kejutan pertama. Lewat sebuah skema sepak pojok, Enzo Barreneche berhasil membobol gawang Napoli setelah menanduk umpan Luca Garritano.
Lima menit berselang, Giuseppe Caso menggandakan keunggulan. Ia memanfaatkan kesalahan Giovanni Di Lorenzo dalam melakukan backpass.
Jelang laga usai, Frosinone menambah dua gol melalui Walid Cheddira (90+1’ tendangan penalti) dan Abdou Harroui.
Pelatih Napoli, Walter Mazzarri, langsung meminta maaf atas kekalahan memalukan ini. Menurutnya, para pemainnya harus berkaca terkait mentalitas mereka.
Baca juga: Inter Hadapi Atletico, Simone Inzaghi Kenang Masa Indah bareng Diego Simeone“Pertama-tama dan yang paling utama, saya ingin meminta maaf kepada para pendukung kami. Mereka tidak berhak mendapatkan apa yang terjadi pada malam ini, terutama karena betapa hebatnya mereka mendukung kami,” kata Mazzari.
“Kami harus bercermin terkait kekalahan besar ini. Anda boleh kalah dalam sepak bola, tetapi tidak seharusnya bermain seperti kami. Kami tampak kosong dan tanpa arah,” tegasnya.
“Kami harus berkaca begitu lama dan langsung mengubah mentalitas. Kekalahan ini bisa jadi pelajaran untuk maju ke depan,” pungkasnya.
Musim ini, performa Napoli memang inkonsisten. Hal tersebut tidak terlepas dari situasi mereka yang ditinggal oleh pelatih pada musim lalu, Luciano Spalletti.
Seperti diketahui, musim lalu, Napoli berhasil menjadi juara Serie A. Namun, karena kepergian Spalleti, mereka pun kehilangan keseimbangan.
Rudi Garcia ditunjuk sebagai penggantinya tetapi kemudian dipecat. Kini, Mazzarri yang sebelumnya pernah melatih Napoli pun dipercaya untuk membuat mereka kembali konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>